Surah AL-HUMAZAH

Surah AL-HUMAZAH (Edisi
Khusus)

ِﻢﻴِﺣَّﺮﻟﺍ ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤﻦِ

Bismillaahirrahmaanirrahiim
(Dengan nama Allah yang Maha
Pengasih, Maha Penyayang.

– ﻭَﻳْﻞٌ ﻟِّﻜُﻞِّ ﻫُﻤَﺰَﺓٍ ﻟُّﻤَﺰَﺓٍ -١
1. Wailul Li kulli humazatil
Lumazah (Celakalah bagi setiap
pengumpat dan pencela)
.
Wailun (kecelakaanlah), yakni
azab yang beratlah. Menurut
satu pendapat, Wail adalah
sebuah lembah di dalam neraka
Jahannam yang berisi nanah dan
darah. Dan ada pula yang
berpendapat, Wail adalah
sebuah sumur yang ada di dalam
neraka.
Li kulli humazatin (bagi setiap
pengumpat), yakni orang yang
suka menggunjing orang lain di
belakang mereka.
Lumazah (lagi pencela), yakni
orang yang suka mengecam,
malaknat, dan berbicara kotor
di hadapan orang lain. Ayat ini
berkenaan dengan al-Akhnas bin
Syuraiq –menurut yang lain,
berkenaan dengan al-Walid bin
al-Mughirah al-Makhzumi– yang
suka mempergunjingkan
perilaku Nabi Muhammad saw.
di belakang beliau, dan juga
suka mencela Nabi Muhammad
saw. di hadapan beliau.
——-
– ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺟَﻤَﻊَ ﻣَﺎﻻً ﻭَﻋَﺪَّﺩَﻩُ -٢
2. Alladzī jama‘a mālan Wa
‘addadah (yang mengumpulkan
harta dan menghitung-
hitungnya),**
——————————————-
**Mengumpulkan dan
menghitung-hitung harta yang
menyebabkan dia menjadi kikir
dan tidak mau menginfakkannya
di jalan Allah.
.
Alladzī jama‘a mālan (yang suka
mengumpulkan harta) di dunia.
Wa ‘addadah (dan menghitung-
hitungnya), yakni menghitung-
hitung hartanya. Menurut yang
lain, menghitung-hitung jumlah
untanya.
—–
– ﻳَﺤْﺴَﺐُ ﺃَﻥَّ ﻣَﻻَﻪُ ﺃَﺧْﻠَﺪَﻩُ -٣
3. Yahsabu Anna mālahū
akhladah (dia (manusia)
mengira bahwa hartanya itu
dapat mengekalkannya).
.
Yahsabu (ia mengira), yakni ia
menyangka.
Anna mālahū akhladah (bahwa
hartanya dapat
mengekalkannya), yakni dapat
membuatnya kekal di dunia.

-ﻛَﻠَّﺎ ﻟَﻴُﻨﺒَﺬَﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺤُﻄَﻤَﺔِ -٤
4.Kallā La yumbadzanna Fil
huthamah (Sekali-kali tidak!
Pasti dia akan dilemparkan ke
dalam (neraka) Hutamah).
.
Kallā (sekali-kali tidak).
Ungkapan ini merupakan
penyangkalan. Tegasnya, harta
yang ia miliki tidak akan
membuatnya kekal.
La yumbadzanna (sesungguhnya
ia benar-benar akan
dilemparkan), yakni benar-
benar akan dijerumuskan.
Fil huthamah (ke dalam
Huthamah).
——
– ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺩْﺭَﺍﻙَ ﻣَﺎ ﺍﻟْﺤُﻄَﻤَﺔُ -٥
5. Wa mā adrāka Mal huthamah
(Dan tahukah kamu apakah
(neraka)Hutamah itu?)
.
Wa mā adrāka (dan tahukah
kamu), hai Muhammad!
Mal huthamah (apa Huthamah
itu)? Ungkapan ini bertujuan
untuk membe sarkan perihal
Huthamah. Kemudian Dia
Menjelaskan Huthamah kepada
beliau, dengan Firman-Nya:
—–
– ﻧَﺎﺭُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻤُﻮﻗَﺪَﺓُ -٦
6.
Nārullāhil mūqadah ((Yaitu) api
(azab) Allah yang dinyalakan),
.
Nārullāhil mūqadah ([itulah] Api
Allah yang dinyalakan), yakni
yang diperuntukkan bagi orang-
orang kafir.

– ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺗَﻄَّﻠِﻊُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺄَﻓْﺌِﺪَﺓِ -٧
7. Allatī that-thali‘u ‘alal af-idah
(yang (membakar) sampai ke
hati).
.
Allatī that-thali‘u ‘alal af-idah
(yang membakar sampai ke
hati), yakni yang melalap segala
sesuatu hingga ke dalam hati.
—-
– ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢ ﻣُّﺆْﺻَﺪَﺓٌ -٨
8. Innahā ‘Alaihim Mu’shadah
(Sungguh, api itu ditutup rapat
atas (diri) mereka),
.
Innahā (sesungguhnya ia), yakni
api itu.
‘Alaihim (atas mereka), yakni
atas orang-orang kafir.
Mu’shadah (ditutup rapat),
yakni dikunci.
—-
– ﻓِﻲ ﻋَﻤَﺪٍ ﻣُّﻤَﺪَّﺩَﺓٍ -٩
9. Fī ‘amadim mumaddadah
(sedang mereka itu) diikat pada
tiang-tiang yang panjang).
.
Fī ‘amadim mumaddadah
([sedang mereka] diikat pada
tiang-tiang yang panjang), yakni
yang tingkatan-tingkatannya
membentang hingga ke tiang-
tiang. Menurut satu pendapat,
yang dasarnya sangat dalam.

Silakan di-SHARE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s