Wahai Muslimah, Untuk Apa Berjilbab ?

… Wahai Muslimah, Untuk Apa
Berjilbab ? …

Bismillaahir-Rah maanir-Rahiim ..

Sesuatu yang tersampul atau
terbungkus rapi memang
memberi nilai plus dalam
pandangan setiap orang itu
terbukti ketika mereka hendak
memberikan hadiah kepada
orang yang dicinta pasti
mereka akan membungkus
hadiah itu dengan rapi agar
telihat indah dan menarik,
begitu juga dengan orang yg
hendak mebeli buku atau
barang lainnya tentu ia akan
memilih buku yang masi
terbungkus atau barang yg
masih tersegel rapi dan ia
enggan memilih sampel yang
dipajang oleh si pemilik karena
tentunya sampel itu sudah
dipegang-pegang dan di otak
atik oleh sekian orang yang
hendak membeli barang tsb.
Maka begitulah Allah dalam
menghargai wanita, Allah
perintahkan mereka untuk
menutup aurat agar mereka
terlihat rapi dan sopan serta
tidak menjadi sumber fitnah
bagi kaum laki-laki seperti
wanita-wanita yang mengobral
auratnya. Maka tidakkah
kalian mau wahai ukhti Allah
perlakukan sperti itu…karena
sungguh hati orang2 yg
beriman akan selalu condong
pada mereka yang senantiasa
menutup auratnya untuk
mereka jadikan pasangan
hidupnya, sedangkan orang2
yang hatinya rusak mereka
akan mencari sebaliknya bukan
untuk mereka nikahi tapi untuk
mereka coba layaknya
mencoba dan mengotak-atik
sampel barang di sebuah toko
jika sudah merasa tak cocok
maka barang itupun akan
ditinggalnya.
Maka dari itu wahai saudariku
perbaikilah niatmu dalam
memakai jilbab jadikan ia
semata-mata untuk Allah
sebagai rasa syukurmu
terhadapNya atas rahmatNya
sehingga ia menghargaimu
sebagai seorang wanita, dan
janganlah engkau berfikir
seperti fikirannya orang2 kafir
yang menganggap bahwa tubuh
mereka adalah milik mereka
sendiri dan mereka berhak
melakukan apapun terhadap
tubuh mereka sendiri, tapi
ingatlah bahwa islam itu
memiliki hukum termasuk
hukum pakaian-pakaian
seorang muslimah,
pandangannya dan cara
bicaranya, maka barang siapa
yang ridho karena Allah dengan
menjadi seorang muslimah
serta ta’at kepada Nabi
Muhammad hendaknya ia
berkata terhadap smua
perintah Allah “ sami’na wa
‘atho’na “ kami dengarkan dan
kami taati.

Allah berfirman : “ dan tidaklah
patut bagi laki-laki yang
beriman dan perempuan yang
beriman apabila Allah dan
Rosulnya telah menetapkan
sebuah ketetapan akan ada
bagi mereka pilihan ( yang lain)
tentang urusan mereka dan
barang siapa yang
mendurhakai Allah maka ia
telah sesat dengan kesesatan
yang nyata…”. QS Al Ahzab : 36

Sekali lagi wahai saudariku
niatkanlah ia semata-mata
karena Allah bukan karena
yang lainnya…dan disini ada
beberapa alasan yang kadang
mendasari seorang muslimah
untuk memakai jilbab
(kerudung)
– karena mode ;
Memakai jilbab yang “gaul”
sudah menjadi tren saat ini
sehingga banyak dari kaum
hawa yang tertarik memakai
jilbab model seperti ini dan jika
ditanya mengapa memakai
jilbab (kerudung) ? loh inikan
gaul, ini tren saat ini…
jawabnya !.
– Ikut-ikutan artis ;
Alhamdulillah sudah ada
beberapa artis yang mulai
memakai jilbab walaupun itu
sebatas jilbab yang “gaul” kata
orang , tp sangat disayangkan
banyak dari kaum muslimah
yang memakai kerudung hanya
sekedar ikut-ikutan artis dan
bukan karena Allah, mungkin
karena dia nge-fans dengan
artis itu atau hanya ingin
terlihat cantik dengan
memakai jilbab seperti para
artis.
– Karena sekolah mewajibkan
berjilbab ;
memakai jilbab di sekolah
sangatlah bagus namun yang
menyedihkan ketika liburan
tiba atau jam sekolah sudah
berakhir tak sedikit dari para
siswi yang melepas jilbabnya
dan setelah diselidiki ternyata
mereka memakai jilbab karena
sekolah mewajibkan untuk
seperti itu, walaupun tidak
sedikit dari mereka yang ikhlas
karena Allah. pesantren dan
madrasah-madrasah aliah
adalah contoh dari sekolah-
sekolah yang mewajibkan
jilbab.
– Karena tuntutan pekerjaan ;
Seperti bekerja di bank-bank
syari’ah misalnya, syukur
Alhamdulillah klo bisa
konsisten.
– Karena suami ;
Suami memerintah istrinya
untuk mengenakan jilbab mau
tidak mau sang istri harus
patuh terhadap perintah suami
walaupun sedikit terpaksa.
Itulah beberapa alasan yang
kadang mendasari seorang
wanita untuk memakai jilbab
dan sebaik-baiknya mereka
adalah orang yang ikhlas dalam
memakainya karena Allah, para
Ulama menyebutkan 2 (dua)
syarat diterimanya amalan
seorang hamba yang semuanya
tersimpulkan atau terambil
dari 2 kalimat syahadat yang
berbunyi “ Asyhadu Alla Ilaaha
Illallaah, Muhammadan
Rosulullaah” yaitu ; Ikhlas, yang
terambil dari syahadat yang
pertama yaitu syahadat kapada
Allah, Rosulullah Shollallahu
Alaihi Wasallam juga bersabda
dalam sebuah hadist yang
diriwayatkan oleh Umar bin
Khattab :
ٍﺉِﺮْﻣِﺍ ﻞﻜﻟ ﺎَﻤَّﻧِﺇَﻭ ، ِﺕﺎَّﻴِّﻨﻟﺎِﺑ ُﻝﺎَﻤْﻋَﻷﺍ ﺎَﻤَّﻧِﺇ
ﻯَﻮَﻧ ﺎَﻣ
Artinya : “Sesungguhnya setiap
amalan tergantung niatnya.
dan setiap orang akan
mendapatkan apa yang
diniatkan.” (HR Muslim dan
Abu Daud)
kemudian yang kedua ; sesuai
dengan ajaran Rosul bukan
mengada-ada dalam
permasalahan agama seperti
apa yang dilakukan oleh para
Ahlu bid’ah, syarat yang ke dua
ini terambil dari syahadat yang
ke dua yaitu syahadat kepada
Nabi, Rosulullah juga
bersabda : “ barangsiapa yang
mengerjakan sebuah amalan
yang tidak berdasarkan ajaran
kami maka amalannya tertolak
“.Semoga Allah senantiasa
menjadikan kita termasuk
orang-orang yang senantiasa
ikhlas dalam melaksanakan
semua perintahNya dan
menjadikan kita senantiasa
istiqomah dalam ajaran
NabiNya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s