4Golongan Manusia Dalam Menghadapi Musibah

-o0 4 GOLONGAN MANUSIA DALAM MENGHADAPI MUSIBAH 0o-

Syaikh Muhammad bin Soleh al-Utsaimin – رحمه الله – mengatakan :
“Orang yang tertipa musibah, ketika menyikapi musibah tersebut tidak keluar dari 4 keadaan :

1. Murka dengan musibah tersebut.
2. Sabar
3. Ridho
4. Bersyukur dengan musibah yang menimpanya.

Keadaan yang pertama (murka) atas musibah yang menimpanya, maka ini hukumnya haram, bahkan termasuk dosa besar. Diantara contoh sikap murka terhadap musibah adalah, memukuli pipi, merobek pakaian,dan berteriak2 ketika ditimpa musibah.

Nabi – صلى الله عليه – bersabda :
“Bukan termasuk dalam golongan kami, orang yang merobek saku bajunya, memukuli pipinya, dan menyeru dengan seruan jahiliyyah (ketika tertimpa musibah)” HR Bukhory 1298, Muslim 103.

Keadaan yang kedua (bersabar ketika tertimpa musibah), ini hukumnya wajib, dan yang dimaksud dengan sabar ketika tertimpa musibah adalah orang yang tertimpa musibah tsb menahan hati, lisan dan anggota badannya yang lainnya dari melakukan perbuatan yang menunjukkan kemurkaan, walaupun sebenarnya Ia merasakan sakit atau beratnya musibah tersebut.

Adapun keadaan ketiga (ridho) terhadap musibah yang menimpanya, maka jumhur ulama mengatakan hukumnya adalah mustahab atau sunah, dan ini pendapat yang paling kuat.
Perbedaan antara sikap ini dgn sikap sabar terhadap musibah adalah bahwa orang yang bersabar terhadap musibah masih merasakan sakit dan penderitaan atas musibah tersebut, adapun orang yang ridho terhadap musibah yang menimpanya,Maka­ baginya sama saja ditimpa musibah ataupun tidak..

Sedangkan keadaan yang ke-empat (bersyukur dengan musibah yang menimpanya), maka ini merupakan keadaan yang sangat mulia dan Agung, tapi sangat berat untuk di aplikasikan, dimana seorang yang tertimpa musibah malah bersyukur dengan lisan dan keadaannya…ba­hkan dia menganggap musibah tersebut sebagai sebuah nikmat yang harus disyukuri….” (Lihat syariah al-aqidah al-wasithiyyah loh Syaikh Utsaimin halaman 524 cetakan daar Ibnul jauzy yang satu jilid diterjemahkan secara bebas..)

*) dari Ust. Abu Darda Darmawan

==========
yuk, follow @pesonaislam di twitter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s