TAFAKUR BERBUAH SYUKUR

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh…

TAFAKUR BERBUAH SYUKUR

Suatu kenikmatan yang mungkin tak tertandingi adalah disaat kita mampu merasakan derasnya aliran rahmat dan kasih sayang Allah kepada diri kita yang membuat kita semakin takjub akan keagungan-Nya,selanjutnya membuat kita tersungkur,sujud mensyukurinya.

Bukankah kita lahir tanpa sehelai benang pun yang menempel di tubuh kita,tanpa setitik ilmu pun yang ada di jiwa kita.
Namun,dengan keagungan-Nya,Allah menumbuh kembangkan kita,Menghamparkan bumi dan langit untuk kita dan yang lebih hebat lagi justru kitalah manusia yang dijadikan khalifah di dalamnya.

Alam berjalan demikian teratur,bumi,matahari,serta semua rantai kehidupan berputar sempurna semuanya untuk kemaslahatan manusia.

Air yang menetes,angin yang berhembus,tanaman yang tumbuh,tumbuhan yang berbuah,hewan yang berkembang biak bahkan bunga-bunga yang indah semuanya seolah berlomba untuk melayani sang khalifah.

Begitu besar kasih sayang Allah yang diberikan kepada kita seakan tidak ada ruang hampa yang tersisa dari sentuhan rahmat-Nya bahkan tentunya tak akan mampu kita menghitungnya.

Allah berfirman :
” Jika kalian menghitung-hitung nikmat Allah maka kalian tak akan mampu menghitungnya…”
{QS.Ibrahim :34}

Selanjutnya apakah perhatian yang demikian besar atas kasih sayang yang diberikan Allah kepada kita mampu menjadikan diri kita sebagai hamba-hamba yang bersyukur dengan terus menjalankan tuntunan-tuntunan-Nya,sehingga kita patut terus untuk di perhatikan di openi dan di sayang Allah atau justru menjadikan kita terlelap lupa kemudian tak terasa kita mengkufuri dan mengabaikan nikmat-nikmat itu yang selanjutnya menenggelamkan kita dalam kegelisahan,kesemrawutan,ketidak tenangan dalam hidup yang ujung-ujungnya mengantarkan kita pada kekufuran dan adzab Allah.

Semuanya ada ditangan kita,semua itu terserah kita,kita terus ingin berada dalam belaian rahmat-Nya atau kita menjatuhkan diri kita pada murka dan adzab-Nya yang jelas Allah akan membalas sesuai dengan upaya kita.

Namun Allah dengan kasih sayang-Nya dengan arif dan bijaksana membuka mata hati dan pikiran kita dengan firman-Nya :

” Dan jika kalian bersyukur (atas nikmat itu) sungguh akan Aku tambahkan (nikmat-nikmat-KU) untuk kalian dan jika kalian semua mengkufuri nikmat-nikmat itu maka sesungguhnya siksaku adalah teramat pedih.”
{QS.Ibrahim :7}

Semoga Allah Azza Wa  Jalla selalu membimbing kita sehingga kita mampu melihat dengan terang apa yang semestinya kita lakukan.kita rajut kemulyaan dengan terus mensyukuri dan mentaati tatanan dan tuntunan yang telah ditetapkan oleh Allah Yang Maha Rahman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s