AKHI…RENUNGKANLAH

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh…

AKHI…RENUNGKANLAH

Wajah tampan ? Percuma…jika tiada keimanan.

Wajah tampan ? Percuma… jika kelak di laknat Allah.

Wajah tampan ? Percuma…jika hari-harinya tanpa amalan.

Wajah tampan ? Percuma…jika tak ada Al Qur’an yang lekat dalam ingatan.

Wajah tampan ? Percuma…jika tak memburu keridhaan.

Wajah tampan ? Percuma…jika hatinya dikotori kebanggaan.

Wajah tampan ? Percuma…jika tak punya kehormatan.

Wajah tampan ? Percuma…jika matanya masih jelalatan tak juga mampu tundukan pandangan.

Wajah tampan ? Percuma…jika tak bisa mengendalikan hawa nafsunya.

Wajah tampan ? Percuma…jika hanya untuk tebar pesona dan memikat wanita.

Wajah tampan ? Percuma…jika enggan mematuhi Yang Kuasa malah bangga dengan dosa-dosa.

Wajah tampan ? Percuma…jika akhirnya nanti mendapat siksa di neraka.

Ketampanannu tak berarti karena tak menjamin kamu akan di ridhai.
ketampananmu tak berguna karena seorang masuk syurga bukan karena tampannya rupa.

Ketampananmu pasti akan pudar dan hilang  seiring waktu yang berjalan.sedang apa apa yang engkau lakukan akan abadi dan pasti dimintai pertanggung jawaban oleh Illahi.

Ketampananmu tak akan bisa menjadi pembela saat engkau di hadapkan pada pengadilan Allah ta’ala.

Ketampananmu tidak akan pernah bisa menjadi pemberat amal amal kebaikan di mizan.tak juga bisa meringankan adzab yang di timpakan di hari kemudian.
Ketampananmu hanya pemberian ,hanya pajangan yg tidak akan memberi pengaruh di dalam alam keabadian.

Coba lihatlah Bilal bin Rabbah Radiyallahu ‘anhu dengan kulitnya yg hitam,lihat pula Amr bin Jamuh dengan kakinya yg pincang,lihatlah juga Abdullah bin ummi Maktum dengan kebutaan penglihatan.

Mereka mulia disisi Rabb mereka,Rasulullah mengakui keutamaan mereka.bukan karena tampannya rupa,bukan pula karena sempurna anggota badannya.Namun semuanya karena kesetiap ikrar syahadat yg di ucap,kepatuhan pada aturan syari’at,melaksanakan kewajiban tanpa ke engganan dan ketakwaan yg menghujam sanubari tanpa lekang.

tidakkah kau belajar pada Yusuf ‘alaihi sallam ketika dia di goda untuk berzina ia menolak seraya berkata”aku berlindung kepada Allah” dan ketika wajah tampannya menarik kaum wanita dia sampai berdoa” Wahai Tuhanku,penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.

Tidak kah kau mengambil sesuatu dari Mush ab bin umeir ?pemuda tampan pujaan gadis makkah dimasa jahilliyah ? ia tinggalkan segala kemewahan dan memilih islam hingga ketika dia di uhud dianugerahi kesyahidan Rasulullah berkata tentangnya,ketika di makkah dulu tak seorang pun aku lihat yg lebih halus pakaiannya dan lebih rapih rambutnya daripadamu,tetapi sekarang ini,dng rambutmu yg kusut masai hanya dibalut sehelai burdah.ya mush ab.pemuda tampan itu duta pertama Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam itu hanya berkafan selembar kain burdah yg jika ditutupkan kepalanya maka terbukalag kakinya dan saat ditutupkan kakinya maka terbukalah kepalanya namun dha telah mendapat kemuliaan yg tiada tandingannya.

Tidakkah kau perhatikan umar bin abdul aziz saat seorang sahabat lamanya muhammad bin kaab al qardhi menyatakan keheranannya atas penampilan umar yg berubah setelah menjadi khalifah.padahal saat umar menjadi gubernur madinah tubuhnya indah dan subur,dan setelah menjadi amirul mukminin umar menjadi kurus,sederhana dan bersahaja.umar berkata menjawab keheranan kaab ” bagaimana kalau kau lihat aku dikuburku tiga hari setelah kematianku,saat kedua mataku tanggal pada pipiku,dari hidung dan mulutku mengalir cacing dan nanah.tentu saat itu engkau akan sangkat ingkari aku lebih dari pengingkaran dan keherananmu saat ini.

Wahai pemuda yg bangga dengan ketampanannya…
Wahai pemuda yg sibuk dengan penampilan lahirnya…
Wahai pemuda yang terlena dengan pandangan dan pujian manusia…

Jangan lagi tertipu akan ke fanaan dan kenikmatan tanpa keabadian.
Bersegeralah menuju penghambaan yg akan memberi keberuntungan.apa yang akan kau banggakan saat kematian telah menjelang,apa yg akan kau persembahkan di hadapan Rabb semesta Alam ?
apakah kau tak sadari setiap saat kematian bisa mendatangi ?
apakah kau ingin terpuji di hadapan Pencipta Langit dan Bumi ?

Dan cukuplah nasehat Fudhoil bin iyadh secgai renungan :
” Wahai si wajah tampan,adalah orang yg akan ditanyakan oleh Allah tentang penciptaan (ketampanan) ini. bila anda mampu menjaga wajah yg tampan ini dari api neraka maka lakukanlah.”

wallahu’alam bishshawab.

Mohon maaf jika ada yang salah,karena ku hanya insan biasa yang tak luput dari kesalahan dan kesempurnaan hanya milik Allah ta’ala semata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s