Renungan Jilbab 2

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh…

Ingat-ingat selalu dan pahamilah baik-baik.

¤ Berjibab sebelum menghadapi hisab.
¤ Wanita tak berjilbab bagai rumah tak berpagar.
¤ Kerudung lambang ketakwaan dan islam.

¤ Kerudung menjaga kewibawaan dan kehormatan.
¤ Kerudung mahkota terindah untuk kecantikanmu dan bukti terbesar atas kesopanan serta kesempurnaan dirimu.

Hai wanita mukmin yang mulia lindungilah tubuhmu dari sorot tajam mata-mata keranjang.
Bentengi dengan perisai kesusilaan untuk melumpuhkan panah-panah tajam.

Betapa ruginya wanita yang tak berjilbab,ia sesat dan lalai…
ia jual surga dengan harga murah untuk membeli neraka jahim dengan harga mahal.
Apakah diantara wujud iman kepada Allah itu mendahulukan maksiat kepada-Nya ketimbang menaati-Nya ?

Duh betapa ruginya para wanita kala mereka rela melepaskan sesuatu yang lebih baik dan mengambil yang tidak berharga yakni ketika mereka memilih bertabarruj menggantikan busana jilbab.

Sepadankah budaya buka-bukaan,ugal-ugalan ketelanjangan bila di bandingkan dengan budaya malu,kesusilaan dan kewibawaan ?

Modal menikmati masa muda bagaimana yang engkau inginkan,sementara saat ke luar ke jalan tanpa berhijab hakekatnya engkau melakukan dosa setiap orang memandangmu ! Hitung setiap hari,berapa jumlah dosa yang engkau pikul akibat tabarrujmu saat beribu-ribu pasang mata laki-laki menatapmu.

Berpikirlah wahai wanita,betapa sering engkau melakukan dosa ini dan mempertontonkan aurat !
Betapa banyak kehormatan yang telah engkau rampas ! Banyak sudah fitnah yang engkau bangkitkan karena engkau tidak menutup aurat !
Berapa banyak mata tajam yang te5ah menelan dagingmu dan menikmati kecantikanmu ?
Dan berapa banyak jiwa kotor yang ingin menjalin hubungan denganmu ?

Totallah jumlah dosa-dosa ini setiap kali engkau keluar dan pergi tanpa menutup aurat,sepanjang hayatmu niscaya engkau mendapatinya sebagai dosa yang sangat berat,membuatmu tertatih tathh memikulnya,dan engkau tak kan sanggup membawanya di hari kiamat.
Beginikah cara menikmati masa muda wahai wanita malang tanpa batas dan aturan-aturan syariat ?

Sesungguhnya jika ia mau merenungkan barang sebentar hal tersebut pasti wajahnya merah merona karena malu dan ia akan menutup kecantikan dan perhiasannya dari mata-mata buas yang tak tau malu.

Tidak berarti ketika memakai jilbab engkau menjauh dari pergaulan masyarakat,sama sekali tidak.bahkan sebaliknya.islam menghendakimu menjadi pribadi yang supel,mudah akrab dan ramah dengan orang lain,enerjik dengan tetap menjaga rasa malu.rendah hati tapi tidak rendah diri,memiliki harga diri tanpa di bumbui kesombongan.pemalu tidak suka menyakiti,jujur,tidak banyak bicara,banyak berbuat,hati-hati,berbakti lagi suka menyambung silaturrahmi,tahu terima kasih lagi penyabar,siapa melihatmu,siapa berkawan denganmu ia mencintaimu.dan seorang wanita yang murah senyum serta berpandangan luas.

Renungkanlah sendiri betapa berat beban dosa dosa ini,dan untuk selanjutnya,ingat kembali misimu dalam kehidupan ini untuk apa engkau di ciptakan ? engkau akan menemukan jawaban yang benar-benar kontras dengan realita yang engkau jalani.maka segeralah melakukan taubat tulus kepada Allah sebelum ajal menjemputmu.

Duhai ukhty kenakanlah jilbabmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s