Terbang Atau Tidak,Pokoknya Kambing

Terbang atau Tidak Pokoknya Kambing!

Dua orang sahabat karib berjalan di kegelapan malam, yg satu bernama Ahmad dan yg kedua bernama Mansyur. Keduanya melihat bayang2 hitam yg agak samar. Ahmad menerka bhw bayangan itu adalah seekor burung yg sdg mengepakkan sayapnya dan paruhnya mencabut bulu yg ada di badannya. Lalu ia berkata: “Sudah malam begini kok ada burung belum juga tidur?!”

Mendengar kata2 itu Mansyur berkata: “Tidak mungkin itu burung, karena biasanya yg ada disitu adalah kambing, maka itu pasti kambing!”

Untuk membuktikan kebenarannya, keduanya sepakat utk mendekati “benda” tsb. Setelah didekati, binatang itu terbang, lalu Ahmad berkata: “Betul kan apa kataku bhw itu burung”.

Mendengar itu, Mansyur berkata dgn suara keras dan emosi: “Biar terbang atau tidak, pokoknya kambing!”

Dengan lemah lembut dan menahan kesabaran, Ahmad berkata: “Kamu melihat dgn mata kepala sendiri bhw binatang tadi terbang. Menurut logika, mana mungkin kambing bisa terbang?”

Untuk mempertahankan gengsinya, Mansyur berkata: “Dari dulu, semua orang juga tau, bhw biasanya disitu adalah kambing! Dan kalau memang Allah menghendaki, kambing pun bisa terbang, karena Allah berkuasa atas segala sesuatu. Dan jika Allah menghendaki, Allah hanya berkata ‘Kun fa yakun’. Seperti dlm QS. Yasin/36 ayat 82:

“Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah’. Maka jadilah ia” !!

Setelah peristiwa ini disampaikan kepada masyarakat, justru masyarakat awam membenarkan pendapat Mansyur, karena Mansyur sebagai pemimpin agama yg umurnya lebih tua dari Ahmad. Masyarakat menganggap tidak mungkin Mansyur itu salah, karena Mansyur menurut mereka adalah seorang ulama, sedangkan masyarakat itu tau bahwa ulama itu pewaris Nabi.

Dengan penuh keikhlasan, Ahmad menjelaskan, bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu, tetapi tidak bertentangan dgn sunnatullah itu sendiri.

“Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunatullah itu” (QS. Al-Fath/48: 23)

“Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)” (QS. Ali ‘Imran:3: 137)

Sambil si Mansyur memberikan perumpamaan Allah menciptakan Adam menjadi manusia dewasa, tetapi setelahnya, secara sunnatullah, anak cucu Adam hrs melewati bayi yg kecil dan berproses menjadi dewasa. Begitu juga Allah menjadikan Mansyur dari kecil tdk mengerti apa-apa, lalu berproses menjadi dewasa dan menjadi pandai, sehingga menjadi seorang ulama yg terkenal. Walaupun Allah berkuasa dan mampu menjadikan Mansyur menjadi dewasa dan langsung menjadi ustadz yg terkenal, tetapi itu bertentangan dgn sunnatullah.

Mendengar jawaban yg sangat ilmiah dan argumentatif itu, Mansyur tdk bisa berdalil lagi. Tetapi utk menjaga kewibawaannya dan reputasi dirinya agar tdk jatuh di mata masyarakat yg mengkultuskannya, akhirnya ia berkata:

“Wahai Ahmad, aku ini telah puluhan tahun belajar agama, dan puluhan ulama sbg guruku. Kalau aku salah, berarti guruku juga salah. Kalau guruku salah, berarti gurunya juga salah, kalau gurunya salah, berarti ulama si fulan juga salah. Kalau ulama si fulan juga salah, berarti imam anu juga salah. Apakah pantas kalau semua itu salah? Dan kalau salah dia pasti masuk neraka. Apakah pantas ulama2 besar masuk neraka dan kamu sendiri yg paling benar?”

Dengan nada yg sangat emosi, masyarakat awam menuduh Ahmad mengikuti aliran sesat, bahkan menganggap murtad dari agama Islam, dan tidak menghormati ulama.

Akhirnya Ahmad tdk mungkin melanjutkan diskusinya karena suasananya begitu emosional. Sambil meninggalkan tempat itu, ia bergumam dalam hatinya:

“. . . Betapa sulit menerangkan kebenaran kepada orang yang mantiq (logika) nya sudah mentok”

♡°ⓐ°ⓕ°ⓜ°♡

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s