TENTANG PACARAN part 3

By: Ustadz Felix

__TENTANG PACARAN part 3__

01. Rasul bersabda, “tiada seorang lelaki sendirian dengan wanita yg tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya” (HR Hakim)
02. mengapa pacaran selalu bisa menemukan tempat sepi dan remang-remang? | karena niatnya memang supaya tiada yang ketahui aktivitasnya
03. lihat yg masih pacaran, mati kutu kl di depan ramai | kl sepi baru aktivitasnya jalan, slogannya not talk, action only
04. Rasul sudah peringatkan tiada kebaikan pada pacaran | karena fitrah lelaki tak bisa berhenti sekedar genggaman tangan
05. karena lelaki senang betul pada sesuatu yang tiada perlu komitmen | maka pacaran jadi solusi lelaki kaya nafsu tapi miskin keseriusan
06. pacaran bukan buat kamu dewasa | tapi mungkin buat kamu lakukan adegan dewasa
07. betul sekali nggak pacaran nggak menjamin nikahnya baik | namun yang pasti kita sudah awali dengan baik dan hindarkan dosa kan?
08. betul sekali pacaran juga belum tentu nikahnya nggak baik | tapi sudah diawali yang buruk, dan awal buruk susah untuk jadi baik
09. coba jujur jawab, batin dulu deh | “orientasi pacarmu itu, kenal dirimu, atau kenal fisikmu?” | “yg menarik baginya pikiran atau badanmu?”
10. karena bila pacar serius mau kenalan (bukan orientasi badan) | ayah-ibunya jauh lebih tau dan lebih jujur dari anaknya
11. lelaki yg punya komitmen, punya ilmu agama, punya ilmu dunia | mereka malas habiskan waktu untuk pacaran
12. taukah darimana peribahasa “habis manis sepah dibuang”? | ya itu dari pengamatan atas aktivitas pacaran
13. kalau peribahasanya orang menikah “sambil menyelam minum air” | atau “sekali dayung 2-3 pulau terlampaui” hehe..
14. pikiran yg menikah “ini adl yg menemani seumur hidup” | pikiran yg pacaran “kita coba dulu aja, nanti kl nggak cocok, cari yg lain”
15. pacaran itu miskin komitmen | bila masih ada yg perlu diambil darimu dia terus, bila rumput tetangga lebih hijau, ia pindah kesana
16. lelaki yg serius cari ibu anak-anaknya, bukan cari wanita dipacari | nggak fun memang, karena menikah bukan untuk fun tapi ibadah
17. pacaran untuk bersenang-senang, menikah itu untuk ibadah | mau jadi objek kesenangan atau jadi objek ibadah?🙂
18. “kapan mau nikahi aku?” | “wah, kita ini masih esempe, kita jalani dulu aja” | logis deh, yakin bertahan sampai waktu yg tak terdefinisi?
19. “kapan mau ketemu ibu-bapakku?” | “wah aku belum siap ketemu ibu-bapakmu” | itulah tanda nggak niat, nggak serius
20. karena lelaki yg menikah akan siapkan diri jadi suami dan ayah yg baik | sedang yg pacaran siapkan diri jadi pacar yg baik (hopeless)
21. ciri lelaki serius, khawatir umbar janji dan omong kosong | yang justru menjadi keahlian ahli-pacaran
22. kesimpulannya, apa yg dipelajari ketika pacaran? | lelaki: mampu bergerak dalam gelap, wanita: mengenal 1001 kebohongan lelaki.

*own.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s