Jomblo Lebih Baik dalam Islam

JOMBLO Itu Lebih BAIK DALAm AGAMA ISLAM

Virus, merupakan penyakit yang paling membuat resah manusia. Virus apapun itu, apakah virus flu burung, flu babi, maupun virus antrax.

Tak terkecuali juga virus digital yang menyerang perangkat computer maupun smartphone kita, sekalipun tidak merusak kesehatan jiwa raga, tentunya akan merusak perangkat digital kita bukan.

Namun berbagai virus-virus berbahaya diatas tidaklah sehebat virus yang satu ini. Ya virus cinta namanya. Pasalnya siapapun yang terserang virus cinta ini, akan sulit menemukan obatnya. Apalagi jika yang terkena virus cinta adalah seorang aktivis dakwah misalnya, mau berobat kemana dia?

Duh duh… Berobat ke dokter atau rumah sakit berkelas international manapun juga tidak akan sembuh. Ke dokter cinta ? Itu hanya judul lagu aja, sesungguhnya tak ada yang berprofesi sebagai dokter cinta.

Terjangkitnya Virus jenis ini, biasanya terdiagnosa dari kegiatan ber sms ria, telephonan,chatting atau aktivitas di jejaring social seprti facebook dan twitter. Di usia muda, virus ini akan mudah menjangkiti hati kita. Kalau tidak kuat akan seranganya, bisa-bisa kita menjadi hang atau malah error beneran. Coba perhatikan kebiasaan orang yang sedang jatuh cinta, suka aneh-aneh gayanya. Padahal cinta setelah Menikahlah yang sebenarnya lebih halal, lebih indah, lebih murni, dan lebih menenangkan.

Lantas, bagaimana membendungnya ?

Pilih Satu, Menikah Atau Berpuasa

Apa hubunganya menikah & puasa ?

Untuk para para jomblo, tentu sangat berhubungan. Menikah bisa menjadi solusi tepat untuk meredakan hawa nafsu yang sering kali menyesatkan saat usia muda dan doyan pacaran, bisa-bisa terjerumus kalau tidak mampu menahanya. Dengan menikah kita akan terhindar dari perilaku yang tidak dibenarkan oleh agama islam, seperti sms-smsan yang berisi kalimat tidak senonoh, telephonan tengah malam, atau BBMan yang aneh-aneh, lanjut didunia nyata, pegang-pegangan, chyang-chayangan dan lain-lain, dan sebagainya dan seterusnya.

Nah, bagi pemuda pemudi yang belum bisa juga melakukan pernikahan, karena masih banyak kendala dan berbagai alasan pribadi (Seperti saya tentunya hehe), puasa dapat membantu Manahan diri dari serangan hawa nafsu, dapat membantu mengurangi hasrat untuk mengexplor perasaan yang tidak terkendalikan.

Sebagaiman sabda Rasulullah SAW : “ Wahai para pemuda, barang siapa diantara kamu sekalian yang telah mampu, maka menikahlah, karena sesungguhnya menikah itu dapat menundukkan pandangan & memelihara kemaluan, dan barang siapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, karena dengan berpuasa dapat menjadi penghalang untuk melawan nafsu “ (H. R. Bhukhari-Muslim-IbnuMajjah & Attirmidzi)

Tidak ada satupun ayat Allah atau Hadits Rasullullah yang menyinggung tentang bolehnya berpacaran. Pacaran itu sendiri identik dengan perbuatan yang berupa sentuhan, bergandengan tangan, jalan bareng, atau hal-hal lain yang sifatnya lebih intim. Padahal Rasulullah pernah bersabda yang bunyinya “ Lebih baik menyentuh bara api dari pada bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrimnya”.

Dan Allah bukan saja melarang kita berzina, dekat-dekat saja tidak boleh, padahal umumnya praktik pacaran anak jaman sekarang jelas-jelas sekali menjurus kepada perzinaan, buktinya banyak yang hamil diluar nikah.

“ Dan janganlah kamu sekalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk “ (Q. S. Al-Isro’ @ 32).

Carilah aktivitas yang positif agar hati tidak mudah terombang ambing oleh perasaan, kalau sibuk dengan kegiatan yang positif Insya Allah pikiran tidak keluyuran kemana-mana. Aha memang bisa ya hati keluyuran ?

Hindari mojok di tempat yang ramai, apalagi di tempat yang sepi. Mojok disini bukan berarti hanya duduk berduaan lho…! Jalan-jalan berdua, telphon-telphonan, atau sms-smsan, membicarakan hal-hal yang tidak penting atau mengerjakan PR berduaan itu juga termasuk kategori mojok.

Hati-hati…! “ Janganlah seorang laki-laki & perempuan yang bukan muhrimnya berduaan, sebab syetan yang menigainya (menemaninya) “. (H. R. Bhukori ).

Gaya Berpakaian Cewek Jaman Sekarang

Ada sebab, ada akibat.

Berpakaian seksi, gaya menggoda, hingga hamil diluar nikah, seolah sudah menjadi hal lumrah gaya hidup remaja akhir zaman ini. Gaya berpakaian yang menciptakan pikiran kotor bagi lawan jenisnya merupakan tindakan yang memancing akibat. Namun hal ini tidak jarang sengaja dilakukan atau pura-pura tidak tahu. Akhirnya jika ada akibat dari gaya berpakain yang minim, berpenampilan seksi dan menggoda yang berujung dengan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan para lelaki yang tergoda, mereka (wanita) kemudian melakukan protes dan tidak terima.

bannyak orang yang melakukan “sebab” namun tidak menyadari dan tidak siap dengan adanya “akibat”. Semestinya hal-hal seperti ini menjadi sebuah pelajaran penting untuk para wanita yang hobi berpenampilan seksi. Di pikirkan berulang kali untuk melakukanya. Apakah hal tersebut akan menimbulkan dampak yang baik atau justru dampak yang amat buruk bagi kehormatan dirinya.

Dalam sebuah ayat Al-qur’an Allah telah memberikan seruan “ Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak gadismu, dan istri orang-orang iman yang lain, hendaklah mereka menutupkan kerudungnya hingga kebagian badanya, maka yang demikian itu lebih memudahkan untuk mengenal mereka & mereka tidak akan diganggu “ (Q. S. Al-ahzab @ 59) .

Sudah sangat jelas bahwa dalam ayat tersebut seorang muslimah harus menutupkan jilbabnya hingga kebagian badanya. Ironinya dengan dalih modis, pakain muslimah jaman sekarang sama sekali tidak ada yang sesuai dengan syari’at islam. Gaya berkerudung yang di ikat di bagian leher dan menonjolkan bagian dadanya. Bahkan ada yang lebih unik (baca: parah), berkerudung, tapi memakai kaos ketat dan dimasukkan ke dalam celana jeans ketat.

Inilah yang pernah disabdakan nabi, bahwa jelang kiamat nanti akan banyak wanita-wanita yang berpakain tapi telanjang. Maksudnya ya ini, berpakaian tapi semua bagian auratnya sudxengaja ditonjolkan. Mungkin supaya lekuk tubuhnya tampak jelas.

Cowok-Cowok Yang Suka Jelalatan

Tidak semua wanita dapat dihimbau untuk menutup auratnya, terlebih mereka yang besar dilingkunan non agamis. Atau mereka yang menganut kehidupan bebas.

Maka, para cowok-cowok nih yang harus pintar-pintar menahan emosi (baca : Nafsu), kalau misalnya ada cewek seksi yang lewat depan muka tak usah di suitin, yah kalau di respon baik-baik, kalau di kacangin, kan malu jadinya. Apalagi kalau dikasih bogem mentah, bisa-bisa benjol tu muka. Ahaha..

Nah ada himbauan juga ni dari Allah buat cowok-cowoknya :

“ Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang iman laki-laki, supaya mereka memejamkan pandanganya & menjaga farjinya (kemaluanya), karena yang demikian itu lebih suci “ (Q. S. Annur @ 30).

Bahkan hal ini diperkuat dalam sebuah hadits yang menjelaskan bahwa pandangan yang halal yang tidak dihitung dosanya adalah pandangan yang pertama. Maksudnya jika kita melihat seorang wanita sepintas saja, maka yang sepintas itulah yang halal, selanjutnya jika seorang laki-laki sengaja mencari-cari lagi pandanganya, maka pandangan-pandangan yang berikutnya itulah yang tidak halal.

Biassa, anak muda kan suka begitu, gak bakalan puas kalau cuma liat sepintas saja. Apalagi yang seksi, bohai . Sudah jelas juga dalilnya bahwa pemuda adalah cabangnya kegilaan.

Eitsss… bukan Cuma para pemuda saja lho yang makin gila diakhir jaman ini, yang tu-tua juga gak mau kalah. Kalau kata Mbak Anggun C. Sasmi, Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Hehehe..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s