IHSAN…LIFE MUST BE EXCELLENT

IHSAN…LIFE MUST BE EXCELLENT

Prakata
Orang yang cuma rajin beribadah kepada Allah seperti Shalat, Puasa, dan Haji, tapi tidak berbuat kebaikan terhadap sesama, seperti bersedekah, berzakat, menolong yang butuh bantuan dll maka dia bukanlah orang yang berbuat Ihsan. Dia bukan orang yang disukai Allah. Dia juga bukan orang yang dekat dengan Allah. Perasaan dia bahwa dia telah maksimal ibadah adalah tipua.

Apa itu Ihsan menurut arti dasar dan definisi yang utuh?

Ihsan menurut hadist Nabi Saw berarti:
Beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihat Allah,meskipun kamu tidak (mampu) melihatnya (yakinlah) bahwa Allah melihatmu.
Sedangkan IHSAN menurut definisi yang utuh:
Berbuat kebaikan berupa ketaatan kepada Allah maupun kebaikan antara sesama.

Artinya, ketika melakukan ketaatan kepada Allah dengan sebaik-baiknya..Emang kenapa harus begitu? karena jika kita
MERASA DI AWASI ALLAH, MERASA ALLAH HADIR, MAKA PASTILAH IBADAH ITU AKAN DILAKUKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA. IBARAT SEORANG PEGAWAI YANG DIAWASI OLEH SUPERVISOR NYA, PASTILAH DIA AKAN BEKERJA DENGAN BAIK, KARENA KONDITE NYA SEDANG DIPERTARUHKAN.
BEGITU PULA IHSAN ITU BERARTI BAIK KEPADA SESAMA. KARENA BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA ITUPUN ADALAH PERINTAH ALLAH DAN RASUL NYA.

Coba contoh Ihsan terhadapa sesama itu gimana?

Kita di wajibkan zakat, sedekah menyantuni anak yatim, memberi kepada orang miskin dll…kalau dia meng APLIKASIKAN IHSAN itu dalam hidup nya pastilah dia akan berusaha ber zakat, sedekah, membantu anak yatim dll. Karena dia sadar akan diawasi akan dilihat Allah k. Seperti seorang yang sudah gajian dan supervisor nya tahu dia sudah gajian hari ini, dan ketika diminta untuk memberi sumbangan kesejahteraan pegawai dia langsung memberikan nya, karena di sedang di awasi oleh supervisor nya. Jadi tidak mungkin dia mengelak dengan mangatakan TIDAK PUNYA UANG

Apa pentingnya Ihsan itu sehingga dibahas disini?

Sangat penting sekali, karena Ihsan saat ini hanya dipandang sebagai perilaku utama saja, bagian dari akhlak saja. Artinya Ihsan itu, mau dilakuin sukur kagak juga kagak apa-apa kok…
Dan ini salah sekali. Karena ibadah kepada Allah maupun hubungan antara sesama manusia tidak akan pernah akan BERHASIL jika melupakan IHSAN, tidak akan sempurna ibadah itu. Karena antara Ibadah dan Ihsan itu sangat terkait erat sekali..

Kok bisa begitu pandangan anda?
Ini bukan pandangan saya mas…!! ini keterangan yang kita peroleh baik dari Al-Qur’an, Sunnah maupun pandangan ulama-ulama. Seperti misalnya kita diperintahkan untuk taqarub (dekat ) kepada Allah. Dan hal itu tidak akan bisa dekat kepada Allah kecuali kita juga harus dekat kepada yang miskin, yatim dll dan harus berbuat IHSAN kepada mereka.
Seperti yang ditegaskan dalam sebuah hadist:

“Dekatkan dirimu kepada-Ku (Allah) dengan mendekatkan dirimu kepada kaum lemah dan berbuatlah Ihsan kepada mereka. Sesungguhnya kamu memperoleh rezeki dan pertolongan karena dukungan dan bantuan kaum lemah dikalangan kamu. (HR. Muslim)

Orang yang cuma rajin beribadah kepada Allah seperti shalat, puasa, dan haji dll tapi tidak berbuat kebaikan terhadap sesama, maka dia bukan yang berbuat Ihsan. Dia bukan orang yang disukai Allah. Dia juga bukan orang yang dekat dengan Allah.
Sedangkan yang berbuat Ihsan (baik), Allah memberi balasan surga dan mereka kekal di dalamnya:

“Bagi orang-orang yang berbuat IHSAN (baik), ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.”(QS. Yunus:26)

Apakah Ihsan Itu harus kepada Allah saja, atau harus kepada orang lain juga?

Jika kita kaji Al Qur’an, kita akan mengetahui bahwa Ihsan itu tidak hanya menyangkut hubungan dengan Allah, tapi juga dengan orang lain juga terhadap makhluk lainnya.
Seperti ayat Qur’an menyatakan:

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat Ihsan (baik). ” [Al Baqarah:195]

Apa Ihsan Itu satu keharusan? Kalau benar mana dalil nya?
Dalam salah satu ayat Al-Qur’an disebutkan:

:Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat Ihsan (kebajikan), memberi kepada kaum kerabat.” (QS. An-Nahl: 90)

“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang Ihsan (yang berbuat baik).” (QS. Al-A’raf: 56)

Salah satu hadist Nabi Saw menyatakan:

“Allah mewajibkan Ihsan dalam segala hal.” (HR. Muslim)

Mengapa Ihsan itu sangat penting?

Karena Ihsan adalah puncak ibadah dan akhlak yang menjadi target seluruh hamba Allah swt.Sebab, IHSAN mampu menjadikan kita seseorang yang mendapat kemuliaan dari Allah Swt.
Sebaliknya, seorang hamba yang tidak mampu mencapai target ini akan kehilangan kesempatan langka menduduki posisi terhormat di mata Allah Swt.
Rasulullah Saw. pun sangat menaruh perhatian akan hal ini, dan dapat kita simpulkan bahwa ajaran Islam mengarah kepada pencapaian ibadah yang sempurnadan akhlak yang mulia.
Seorang muslim seharusnya tidak memandang ihsan itu hanya sebatas akhlak yang utama saja, melainkan harus dipandang sebagai bagian dari akidah saja, karena Islam dibangun diatas tiga landasan utama, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan,
Ihsan sendiri menjadi salah satu sendi Islam seperti dijelaskan dalam sebuah hadist ketika Jibril bertanya kepada Rasulullah Saw apa arti Ihsan:

“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat Allah, meskipun engkau tidak (mampu) melihatnya (yakinlah) bahwa Allah melihatmu.”(HR. Muslim)

Bagaimana pandangan ulama tentang Ihsan itu?
Ibn Qoyiim mengatakan:

“Ihsan adalah pokok atau ruh sempurna nya iman seseorang. Seandainya semua amal seperti shalat, zikir, puasa dll pasti semuanya masuk dalam Ihsan.”

Artinya :Orang yang Ihsan pasti amal nya baik, berarti dan sempurna, sedangkan orang banyak ibadah, namun belum menerapkan Ihsan, ibadah nya pasti tidak baik.
Karena ibadah yang baik dan berkualitas pasti akang mendorong tombulnya IHSAN.

Apa yang dihasilkan dari sikap Ihsan ini?
Akan membuat kita menjadi manusia baru, kita akan membawa hidup ini penuh arti, manfaat untuk pribadi dan orang lain. Dari saat bangun tidur,berjalan, makan, kerja, solat, dan lainya. Seakan-akan hidup ini sangat berharga dan sangat bernilai sesuai yang diinginkan Allah Swt.
Dengan demikian tidak sedikitpun dalam setiap hirupan nafas mencari keburukan karena sadar ada yang mengawasi dan selanjutnya pasti akan terus mencari ketaatan.

Apa saja bentuk Ihsan itu?
1. Ihsan dalam ibadah
2. Ihsan kepada orang tua
3. Ihsan dalam berbicara
4. Ihsan dalam menikah
5. Ihsan dalam bercerai
6. Ihsan dalam berdebat
7. Ihsan dalam memilih tempat tinggal
8. Ihsan dalam mendengar
9. Ihsan dalam belajar
10. Ihsan kepada keluarga
11. Ihsan terhadap binatang
12. Ihsan terhadap Makhluk Allah lain nya (jin dll)
13. Ihsan ketika kerja
14. Ihsan dalam mendidik anak
Dll

Semoga bermanfaat
Ust. Ackmanz

Ya Allah berilah PAHALA & BERKAH orang yang membaca NOTE ini, terutama orang2 YANG SUDAH men SUGGEST / INVITE PAGE ini. Seperti janjiMU ya Allah, bahwa ibadah teringgi adalah Ihyaul KALIMATUD TAUHID…mendakwahkan agama Allah…Ya Allah KAU akan balas kebaikan orang2 yang mendakwahkan agama Allah. Meskipun dianggap kecil, seperti mensuggest PAGE2 ISLAM ke teman2 nya..Bukan hanya yg mau membaca sendiri dan tidak peduli ke saudara2 muslim lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s