Ilmu dan Adab

Jika kita menilik kitab ilmu (ilmu Islam) yang lengkap, awal yang dipaparkan Ulama dalam kitab mereka biasanya adalah mengenai hakikat ilmu kemudian adab menuntut ilmu, setelah itu barulah isi dari ilmu.

Mengapa yang awal setelah hakikat ilmu adalah adab/akhlak para penuntut ilmu? Karena jika keilmuan seseorang tinggi dan pemahamannya baik, namun akhlak/adabnya buruk, keilmuannya bisa jadi tidak bermanfaat. Contohnya, ketika dia hendak mendakwahkan ilmunya, dakwahnya akan terhalang di hadapan orang-orang disebabkan akhlaknya yang buruk, karena orang terlebih dahulu melihat apa yang kita lakukan bukan apa yang kita katakan. Sementara ilmu menuntut pengamalan, lantas tidak pantas seorang alim berlaku buruk, terlebih terhadap sesama Muslim.

Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلَاقِ”

“tiada lain aku diutus (kedunia) adalah untuk menyempurnakan kebaikan akhlak”. (HR. Ahmad: 2/381).

“إِنَّ مِنْ خِيَارِكُمْ أَحْسَانِكُمْ أَخْلَاقًا”

“sesunggunya orang yang terbaik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya”. (HR. Bukhori dan Muslim).

“أَكْمَلُ المُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا”

“Orang-orang mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah yang paling baik akhlaknya”. (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

“مَا مِنْ شَيْئٍ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ المُؤْمِنِ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ”

“Tidak ada sesuatu yang dapat memperberat timbangan (kebaikan) seorang mukmin pada hari qiyamat selain kebaikan akhlaknya”. (HR. Tirmidzi

Bunga yang indah namun baunya busuk akan dijauhi bukan? Begitulah ibaratnya.

Akhlak yang buruk juga dapat menggugurkan atau membakar amalan kita, contoh ketika kita senang menggunjing saudara sesama Muslim, memfitnah dan mencari-cari aib orang lain, riya, ujub atau berbangga diri serta merendahkan orang lain dan merasa lebih terhormat, na’udzubillah.

Semoga kita semua dikaruniai akhlak yang mulia, Aamiin.

*nasehat untuk diri sendiri dan kita semua, yang menasehati belum tentu lebih baik daripada yang dinasehati*

by: Firaas Adams

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s